Malang, 23 Mei 2025 – Lapangan Kelurahan Tunggulwulung tampak berbeda pagi itu. Suasana semarak penuh keceriaan dan semangat menyelimuti kegiatan Manasik Haji yang diikuti oleh santri-santri PAUD Tahfidz Raudhatul Qur’an. Kegiatan edukatif ini dirancang untuk mengenalkan rukun Islam kelima—ibadah haji—kepada anak usia dini dengan pendekatan yang menyenangkan dan menyentuh hati.
Belajar Ibadah Haji Lewat Pengalaman Langsung
Dengan antusiasme yang tinggi, para santri cilik mengenakan kain ihram mini dan mempraktikkan tahapan demi tahapan manasik haji. Mulai dari niat ihram, wukuf di Arafah, melempar jumrah, hingga thawaf dan sa’i, semuanya dikemas dalam bentuk simulasi edukatif yang menyerupai pelaksanaan haji sesungguhnya.
Didampingi oleh guru-guru yang penuh dedikasi, setiap aktivitas diselingi dengan penjelasan sederhana tentang makna spiritual di balik setiap ritual haji. Anak-anak diajak untuk memahami bahwa ibadah haji bukan hanya kegiatan fisik, tetapi juga bentuk ketundukan dan cinta kepada Allah SWT.
Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini
Kepala PAUD Tahfidz Raudhatul Qur’an, Ustadzah Mia, menjelaskan bahwa kegiatan manasik ini merupakan bagian dari pembelajaran tematik yang menanamkan nilai-nilai Islam secara kontekstual.
“Kami ingin anak-anak tahu bahwa siapa pun bisa berhaji jika memiliki niat yang tulus karena Allah. Semoga pengalaman ini membekas dalam hati mereka, dan kelak benar-benar bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci,” ujarnya penuh harap.
Kegiatan Bermakna, Pembelajaran Menyenangkan
Meski masih balita, semangat para santri tidak kalah dengan jamaah haji sesungguhnya. Mereka tampak bersemangat mengikuti setiap prosesi, dari awal hingga akhir. Tawa dan canda menghiasi kegiatan, namun tetap diiringi kesungguhan yang terpancar dari wajah-wajah mungil mereka.
Metode belajar sambil bermain seperti ini dipercaya lebih efektif dalam menanamkan konsep dan nilai Islam pada anak usia dini. Tidak hanya mengenal rukun Islam, anak-anak juga belajar tentang kebersamaan, kesabaran, dan ketaatan melalui praktik nyata.
Menyiapkan Generasi Qur’ani Sejak Dini
Melalui kegiatan ini, PAUD Tahfidz Raudhatul Qur’an membuktikan bahwa pendidikan Islam sejak usia dini tidak hanya sebatas hafalan atau materi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak yang kuat.
Dengan menanamkan nilai-nilai spiritual sejak kecil, lembaga ini berkomitmen mencetak generasi Qur’ani yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya akan iman dan akhlak mulia.