Malang, 30 Oktober 2024 – Suasana hangat dan penuh semangat menyambut rombongan guru dan kepala sekolah dari TK Rahmatillah Sidoarjo saat berkunjung ke PAUD Tahfidz Raudhatul Qur’an, Kota Malang. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan momentum berharga untuk saling berbagi pengalaman dan menggali inspirasi dari metode pembelajaran tahfidz yang diterapkan di PAUD unggulan tersebut.
Menyaksikan Langsung Pembelajaran Tahfidz yang Interaktif
Sejak awal kedatangan, rombongan tamu dari Sidoarjo tampak antusias menyimak proses belajar-mengajar yang tengah berlangsung. Mereka melihat langsung bagaimana anak-anak usia dini belajar menghafal Al-Qur’an dalam suasana yang ceria namun terarah. Tak hanya fokus pada hafalan, setiap aktivitas anak juga diselipkan nilai-nilai akhlak dan pendidikan karakter.
Ustadzah Ifa, Kepala TK Rahmatillah, mengungkapkan kekagumannya terhadap suasana belajar yang kondusif di PAUD Tahfidz Raudhatul Qur’an.
“Kami sangat terkesan. Di sini, anak-anak belajar agama dengan penuh keceriaan. Mereka bermain sambil menghafal, dan setiap kegiatan dikaitkan dengan pembentukan akhlak mulia. Ini pendekatan yang sangat inspiratif dan menyentuh,” tuturnya.
Mencari Gagasan Baru untuk Pengembangan Metode Tahfidz
Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memperoleh wawasan dan strategi pengajaran tahfidz yang relevan untuk diterapkan di lingkungan TK Rahmatillah. Rombongan berharap bisa mengadaptasi berbagai metode menarik yang telah terbukti efektif di PAUD Raudhatul Qur’an—mulai dari permainan edukatif, metode menghafal tematik, hingga pendekatan belajar yang menyenangkan dan membekas.
Ustadzah Mia, Kepala PAUD Tahfidz Raudhatul Qur’an, menyambut hangat rombongan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan TK Rahmatillah. Semoga praktik-praktik baik yang kami jalankan bisa menjadi inspirasi, dan semoga silaturahim ini menjadi awal kerja sama yang terus berlanjut,” ujarnya.
Diskusi Antar Guru: Saling Berbagi Praktik Baik
Tak hanya menyaksikan proses pembelajaran di kelas, rombongan juga terlibat dalam diskusi santai namun bermakna bersama para guru PAUD. Mereka bertukar pengalaman seputar teknik mengajar, cara menjaga semangat anak dalam menghafal, serta tantangan dalam menanamkan kecintaan pada Al-Qur’an sejak dini.
Ustadzah Ifa menambahkan bahwa kunjungan ini membuka cakrawala baru bagi timnya.
“Kami jadi lebih termotivasi untuk mengembangkan pendekatan tahfidz yang lebih kreatif dan terarah di sekolah kami. Harapannya, anak-anak kami juga bisa tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang mencintai Al-Qur’an sejak kecil.”
Kolaborasi Antar Lembaga Pendidikan untuk Ciptakan Generasi Islami
Kunjungan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antar lembaga pendidikan Islam sangat penting dalam memperkuat kualitas pembelajaran. Dengan semangat saling belajar dan berbagi, TK Rahmatillah dan PAUD Tahfidz Raudhatul Qur’an berharap dapat terus menjaga hubungan baik serta berkontribusi dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, dan cinta Al-Qur’an.