Wakaf untuk Gedung Baitul Muamalah
Bangun Kemandirian Umat, Dukung Para Penghafal Qur’an, dan Hidupkan Dakwah Berkelanjutan
Yayasan Ihyaul Qur’an Indonesia (IQI) lahir dari semangat membangun generasi Qur’ani dan peradaban Islam yang kokoh melalui pendidikan dan pembinaan Al-Qur’an. Visi kami jelas: Menjadi yayasan penebar rahmat bagi semesta—bukan hanya untuk Kota Malang, tetapi untuk seluruh umat, lintas generasi dan wilayah.
Kini, langkah strategis berikutnya sedang kami bangun:
Gedung Baitul Muamalah, sebagai pusat aktivitas muamalah dan pemberdayaan umat yang berpijak pada nilai-nilai syariah dan berbasis wakaf produktif.
Apa yang akan dibangun?
🕌 Dapur Wakaf untuk Penghafal Al-Qur’an & Jamaah Masjid
Gedung ini akan dilengkapi dengan dapur wakaf, yang setiap harinya akan menyiapkan makanan bagi penghafal Qur’an serta jamaah Masjid Abdullah Sholih Al-Aulaqi (ASA). Dengan fasilitas ini, kami ingin memastikan bahwa para penjaga Kalamullah dapat terus belajar dengan tenang, tanpa kekhawatiran atas kebutuhan dasar mereka.
💼 Ruang Muamalah Produktif untuk Kemandirian Masjid & Dakwah
Gedung ini juga akan menjadi tempat lahirnya unit usaha berbasis syariah yang hasilnya sepenuhnya didedikasikan untuk menunjang operasional Masjid ASA dan kegiatan dakwah IQI. Ini adalah bagian dari ikhtiar kami membangun ekosistem wakaf yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan—karena kami yakin, masjid dan pendidikan tidak cukup hanya bertumpu pada donasi, tetapi perlu ditopang oleh sistem ekonomi yang visioner.
🌱 Mengapa Anda Perlu Ambil Bagian?
Wakaf untuk pembangunan Gedung Baitul Muamalah bukan sekadar sedekah bangunan. Ini adalah:
– Amal jariyah abadi yang pahalanya terus mengalir selama gedung itu dimanfaatkan untuk ibadah, dakwah, dan pembinaan.
– Kontribusi nyata terhadap peradaban umat, dengan mendukung pendidikan Qur’ani dan kemandirian masjid.
– Bagian dari solusi umat, menciptakan model wakaf produktif yang bisa direplikasi di berbagai tempat di Indonesia.
Mari jadikan harta kita saksi amal di akhirat.
Wakafkan sebagian yang kita miliki, agar kehidupan dan peradaban Qur’ani terus bertumbuh.